markethon

Apa Itu Big Data?

Big data adalah kumpulan data yang sangat besar, kompleks dan terus bertambah setiap waktu. Data ini dihasilkan dari aktivitas internet yang semakin rutin dilakukan, baik untuk tujuan pribadi maupun bisnis.

Sebagai contoh, awal informasi penting dari Anda mungkin berupa data nama, alamat dan nomor telepon. 

Namun saat ini, data yang Anda miliki semakin beragam, termasuk postingan di media sosial, riwayat belanja di marketplace, hingga pencarian di mesin pencari yang menunjukkan ketertarikan Anda tentang suatu topik.

Oleh karena itu, penting untuk mampu mengelola big data dengan baik. Jadi, dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas Anda sebagai pribadi, apalagi untuk bisnis.

Kenyataannya, peran big data bagi bisnis cukup besar. Sebagai contoh, bagi pengguna situs web, big data dapat membantu mengumpulkan data lalu lintas situs web atau tingkat pembelian dengan mudah. 

Karakteristik Big Data

1. Volume

Namanya saja big data , tentu saja karakteristik utamanya adalah jumlah data yang sangat besar, bisa secara keseluruhan atau berdasarkan platform yang mengelolanya. 

Contohnya, Instagram telah menyimpan 69,23% data pribadi lebih dari satu miliar pengguna di seluruh dunia. 

2. Kecepatan

Kecepatan produksi data juga menjadi karakteristik big data, meliputi data input hingga penggunaan data. Dengan adanya internet, proses ini berlangsung secara instan dan perubahan terjadi secara real-time. 

Sebagai contoh, pengguna Instagram selalu bertambah lebih dari 100 juta akun setiap tahunnya. Itupun dengan kondisi bahwa setiap akun memiliki aktivitas yang berbeda dan terus menghasilkan data secara bersamaan. 

3. Variasi

Big data dari satu platform saja yaitu Instagram bisa bervariasi bentuknya. Misalnya, ada data yang berbentuk formulir data personal, foto, video, atau bahkan data filter instastory. 

Bisa dibayangkan jika data tersebut berasal dari berbagai platform dan bisnis yang berbeda, tentu bentuk formatnya berbeda-beda, seperti dokumen presentasi, tabel, dan lainnya. 

Bahkan, ada data yang bisa dibaca dan digunakan dan ada juga data abstrak yang perlu dianalisis sehingga bisa menjadi:

  • Data terstruktur – Dapat digunakan langsung
  • Data semi terstruktur – Perlu diolah sebelum digunakan
  • Tidak terstruktur – Perlu dianalisis, diolah, dan baru bisa digunakan

Apapun itu, variasi data yang banyak menjadi karakteristik dari sebuah data besar.

4. Kejujuran

Revolusi industri 4.0 membuat data peran dalam membantu mengambil keputusan cukup besar. Maka, keakuratan sebuah data menjadi penting. Itulah mengapa kejujuran menjadi karakteristik big data berikutnya.

Bisa dibayangkan bahwa semakin besar sebuah data, semakin susah untuk mengelolanya dengan baik. Kalau terjadi kesalahan cukup atau kesalahan proses, bisa besar.

Big data bukan hanya tentang data yang dihasilkan, tapi tentang pengalaman data dengan tepat agar memberikan manfaat bagi pengguna. 

Salah satu contoh sederhana adalah adanya pengguna nama akun pengguna (ID) dari platform seperti Instagram, Facebook dan lainnya.

5. Nilai

Big data memiliki nilai untuk memudahkan pengguna mengakses informasi dengan cepat dan mengambil keputusan berdasarkan berbagai data yang ada.

Contohnya, fitur Instagram Stories yang digunakan oleh 500 juta pengguna instagram setiap harinya. Hal ini menunjukkan bahwa fitur yang memungkinkan pengguna membuat postingan instan cukup digemari.

Artinya, fitur ini perlu dipertahankan pada platform tersebut dan bahkan dikembangkan dengan fitur tambahan seperti bumerang, multi-capture, reel, dan lainnya. 

Konsep Big Data

Konsep big data adalah mengumpulkan semua data yang dihasilkan dan mengolahnya dengan tepat agar dapat memberikan nilai yang diharapkan. 

konsep big data terdiri dari tiga hal berikut:

  • Integrasi Data
  • Pengelolaan Data
  • Analisis Data

1. Integrasi Data

Integrasi data adalah proses untuk mengumpulkan semua data yang telah dibuat hingga menjadi big data. Contohnya, data website toko online yang berasal dari pendaftaran akun baru, daftar wishlist, dan lainnya.

Semua data tersebut akan tetap dicatat pada sistem untuk kemudian digunakan pada proses selanjutnya. Artinya, pada proses integrasi data, fokus utamanya adalah pengumpulan data saja.

2. Pengelolaan Data

Semua data yang dihasilkan harus dikelola dengan tepat, baik saat menyimpan atau mengaksesnya. Untuk itu, diperlukan sebuah ruang penyimpanan besar serta bisa diakses kapan saja dan dari mana saja. 

Kalau untuk bisnis, penggunaan situs web dengan layanan hosting yang mumpuni bisa menjadi pilihannya. Jadi, semua aktivitas bisnis dan data yang dihasilkan akan diproses di satu tempat. 

Nantinya, data pada situs web tersebut dapat disortir ke dalam sistem penyimpanan agar mudah ditemukan ketika dibutuhkan.

3. Analisis Data

Konsep big data yang terakhir adalah analisis data. Artinya, semua data yang sudah disimpan dan foto sesuai jenisnya bisa dianalisa untuk kebutuhan lebih lanjut.

Sebagai contoh, riwayat belanja konsumen di toko online Anda bisa menjadi informasi produk apa yang layak ditawarkan ketika konsumen tersebut sedang berbelanja. Dengan begitu, potensi pembelian produk semakin besar karena penawarannya relevan. 

Nah, kalau hal ini diterapkan ke semua konsumen berkat adanya big data, maka penjualan produk bisnis akan dapat ditingkatkan, bukan?

Manfaat dan Contoh Big Data dalam Bisnis

Apa saja sih manfaat big data, terutama untuk dunia bisnis? 

1. Pengembangan Produk Menjadi Lebih Mudah

Big data dapat membantu Anda mengembangkan produk lebih baik sesuai dengan kebutuhan konsumen. Pada akhirnya, penjualan bisa lebih ditingkatkan.

Misalnya, produk Anda yang memiliki kemasan ekonomis lebih diminati. Maka, Anda bisa memproduksi lebih banyak produk tersebut.

Sebaliknya, jika ada produk yang penjualannya sangat rendah, maka Anda dapat menganalisis penyebabnya dari data yang ada. Kemudian, bisa memutuskan apakah akan memperbaikinya atau menghentikan produksinya.

2. Peluang Inovasi Bisnis Lebih Terbuka

Dengan data besar, Anda dapat mengenali tren minat konsumen. Bisa dari jenis produk atau berdasarkan banyaknya transaksi suatu produk.

Kemudian, Anda bisa membuat inovasi produk baru sesuai tren yang lebih mudah menarik banyak konsumen. Bisa juga berupa penerapan sistem baru yang mendukung penjualan produk. 

Contohnya, banyak konsumen suka menggunakan metode transfer dan kartu kredit untuk berbelanja. Artnya , ketika kemudahan pembayaran sangat diinginkan oleh konsumen mengunjungi sebuah toko online. 

Sebagai pemilik bisnis, Anda bisa menyiasatinya dengan menyediakan metode pembayaran non tunai (cashless), seperti kartu kredit atau e-wallet di website toko online Anda.

3. Dapat Merancang UX yang Lebih User-Friendly

Interaksi konsumen melalui aplikasi, aplikasi web, ataupun situs web, menjadi penentu tingkat penjualan produk. Kalau alurnya mencengangkan, bisa jadi konversi yang dihasilkan kecil.

Nah, big data dapat membantu Anda dengan menyimpan riwayat belanja konsumen. Kemudian, Anda dapat menganalisis data tersebut untuk membuat interaksi di situs web lebih menyenangkan. 

Misalnya, banyak konsumen yang keluar dari website di halam produk. Maka, Anda dapat mempelajari kualitas halaman tersebut, baik dari tampilan, kecepatan, hingga navigasinya.

Selanjutnya, Anda dapat meningkatkan tampilan dan kecepatannya agar proses belanja konsumen bisa lebih cepat dan mudah.

4. Risiko Manipulasi Data Dapat Dihindari

Big data juga memiliki andil dalam hal keamanan. Dengan besarnya data yang ada, Anda dapat mengidentifikasi pola data yang tidak wajar yang dapat merugikan bisnis.

Contoh sederhananya, jika terjadi angka pengeluaran untuk membeli bahan baku lebih besar dari yang seharusnya. 

Anda bisa menggunakan big data untuk mendapatkan informasinya secara cepat, apakah ada kenaikan harga atau ada penambahan jumlah bahan baku yang dibeli.

Hal ini penting untuk mencegah terjadinya bencana karena semua data sudah tercatat dan dapat diakses secara mudah dan cepat.

Tantangan Big Data

Meskipun memiliki banyak manfaat, ada juga tantangan big data yang perlu Anda ketahui. Apa saja?

1. Sistem Big Data Harus Selalu Diperbarui

Berkembangnya data yang dihasilkan membuat update big data adalah hal yang wajib. Terutama, data yang sudah tidak relevan akan membuat akurasi data menjadi berkurang.

Sayangnya, melakukan update data secara rutin memerlukan kecepatan dan ruang untuk menampung data yang tidak sedikit.

2. Kekurangan SDM Ahli 

Data besar tentu tidak dapat diolah secara manual karena akan kurang. Namun, belum banyak sumber daya manusia yang mampu mengelola big data dengan teknologi yang ada. 

Apalagi dengan adanya teknologi yang selalu berkembang, kemampuan mengelola big data juga harus menyesuaikan agar proses penggunaan big data menjadi efektif dan efisien.

3. Pengelolaan yang Cukup Rumit

Banyaknya data tentu membuat pengelolaannya menjadi rumit. Namun, teknologi terbaru sudah mampu membantu prosesnya menjadi lebih mudah.

Hanya saja, perkembangan big data sendiri cukup cepat sehingga platform dan infrastruktur yang tidak sesuai akan membuat pengelolaannya menjadi terkendala. Pada akhirnya, rawan terjadi kerusakan data, duplikasi data, dan lainnya.

4. Keamanan dan Keamanan Data yang Rentan

Banyaknya data yang bisa diakses online oleh siapa saja dan dari mana saja memang memudahkan. Namun, ada potensi keamanan yang ditimbulkan seperti aksi cybercrime.

Oleh karena itu, penting untuk menggunakan platform yang memiliki perlindungan keamanan yang baik. Jika membangun situs web bisnis, penting untuk menggunakan layanan hosting yang menawarkan fitur keamanan yang dapat diandalkan. 

Siap Mengelola Big Data untuk Kemajuan Bisnis Anda?

Big data muncul karena teknologi semakin maju dan banyak aktivitas yang dilakukan secara online. Mulai dari aktivitas pribadi menggunakan media sosial, hingga aktivitas bisnis seperti penjualan produk. Karakteristik big data yang terus menjadi lebih besar dalam pengelolaan yang tepat. Apa langkah terbaik yang perlu dilakukan untuk sebuah bisnis? Kalau Anda menjalankan bisnis secara online menggunakan situs web, memilih hosting yang sesuai kebutuhan data sangat penting. Baik untuk mendukung kebutuhan penyimpanan yang besar atau kecepatan aksesnya. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *