Perkembangan Teknologi Informasi dari tahun ke tahun semakin terasa majunya sejalan dengan kemajuan teknologi internet yang semakin maju. Teknologi informasi sudah menjadi pilihan utama dalam menciptakan sistem informasi suatu organisasi yang tangguh dan mampu melahirkan keunggulan kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat dewasa ini. Investasi di bidang teknologi informasi dalam suatu organisasi umumnya dimaksudkan untuk memberikan kontribusi terhadap kinerja individual anggota organisasi dan institusi.

Komponen selanjutnya dari persepsi pemanfaatan teknologi informasi didefinisikan sebagai konsekuensi jangka panjang penggunaan (long-term consequences of use). Konsekuensi jangka panjang diukur dari output yang dihasilkan apakah mempunyai keuntungan di masa yang akan datang, seperti peningkatan fleksibilitas dalam perubahan pekerjaan atau meningkatkan kesempatan untuk pekerjaan yang lebih baik. Hal ini adalah hasil-hasil yang harus dibayar dimasa mendatang, seperti meningkatnya fleksibilitas untuk merubah pekerjaan atau meningkatnya peluang untuk pekerjaan yang lebih berarti. Untuk beberapa individu, motivasi untuk mengadopsi dan menggunakan teknologi informasi mungkin lebih berhubungan dengan pembangunan atau perencanaan masa depan daripada memenuhi kebutuhan sekarang. Persepsi mengenai kemudahan penggunaan teknologi informasi merupakan hal yang penting karena persepsi tersebut akan mempengaruhi kemauan individu menggunakan teknologi informasi
Untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan maka Polsri menerapkan teknologi informasi dalam kegiatannya sehari-hari. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh faktor sosial, affect, kesesuaian tugas, konsekuensi jangka panjang, kondisi yang memfasilitasi pemanfaatan teknologi informasi, dan kompleksitas terhadap pemanfaatan teknologi informasi dosen Politeknik Negeri Sriwijaya. Pengujian dilakukan dengan menggunakan path analysis. Dengan menggunakan path analysis akan diketahui faktor[1]faktor apa saja yang mempunyai pengaruh langsung terhadap pemanfaatan teknologi informasi dosen Polsri.
Untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan maka Polsri menerapkan teknologi informasi dalam kegiatannya sehari-hari. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh faktor sosial, affect, kesesuaian tugas, konsekuensi jangka panjang, kondisi yang memfasilitasi pemanfaatan teknologi informasi, dan kompleksitas terhadap pemanfaatan teknologi informasi dosen Politeknik Negeri Sriwijaya. Pengujian dilakukan dengan menggunakan path analysis. Dengan menggunakan path analysis akan diketahui faktor[1]faktor apa saja yang mempunyai pengaruh langsung terhadap pemanfaatan teknologi informasi dosen Polsri.