markethon

Sistem Penentuan Penerima Beasiswa Menggunakan Metode K-Means Clustering dan Višekriterijumsko

Sistem penentuan penerima beasiswa merupakan hal penting dalam mendukung pemerataan akses pendidikan. Dalam konteks ini, penerapan metode K-Means Clustering dan Višekriterijumsko dapat memberikan kontribusi yang signifikan. Metode K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan data berdasarkan karakteristik yang dimiliki, sedangkan Višekriterijumsko merupakan metode pengambilan keputusan multi-kriteria yang mempertimbangkan berbagai faktor dalam menentukan penerima beasiswa.

Tujuan dari penerapan metode K-Means Clustering dalam penentuan penerima beasiswa adalah untuk mengelompokkan calon penerima beasiswa berdasarkan kriteria-kriteria tertentu, seperti prestasi akademik, kondisi ekonomi, dan partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler. Hasil pengelompokkan ini dapat menjadi dasar dalam menentukan kriteria penerima beasiswa, sehingga sistem penentuan penerima beasiswa dapat menjadi lebih obyektif dan transparan.

Penerapan metode K-Means Clustering dalam konteks ini dapat membantu mengelompokkan penerima beasiswa berdasarkan kriteria-kriteria tertentu, seperti prestasi akademik, kondisi calon ekonomi, dan partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler. Hasil dari pengelompokkan ini dapat menjadi dasar dalam menentukan kriteria penerima beasiswa. Selain itu, metode Višekriterijumsko dapat digunakan untuk melakukan analisis keputusan terkait penerimaan beasiswa dengan mempertimbangkan berbagai kriteria secara simultan.Studi yang dilakukan oleh Wahyu Sudrajat dkk.Menunjukkan bahwa penerapan algoritma K-Means Clustering telah berhasil dalam mengidentifikasi dan mengklasifikasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berdasarkan karakteristiknya. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam penerapan metode serupa dalam konteks penentuan penerima beasiswa.

Dalam konteks pengambilan keputusan terkait penerimaan beasiswa, metode Višekriterijumsko juga telah banyak digunakan dalam literatur. Penelitian yang dilakukan oleh Kurniadi dkk. menggunakan algoritma k-means dalam mengelompokkan data pembangunan, yang merupakan salah satu contoh penerapan metode k-means dalam konteks pengambilan keputusan.

Dengan demikian, penerapan metode K-Means Clustering dan Višekriterijumsko dalam penentuan penerima beasiswa dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memastikan keadilan dan efisiensi dalam pendistribusian beasiswa. Melalui pengelompokkan data dan analisis multi-kriteria yang cermat, diharapkan sistem penentuan penerima beasiswa dapat menjadi lebih obyektif dan transparan.

 

refernsi sumber darihttps://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/6618

sumber lainnya juga https://digilib.uns.ac.id/dokumen/download/29683/NjI1NTE=/Pemanfaatan-Metode-K-Means-Clustering-Dalam-Penentuan-Penerima-Beasiswa-abstrak.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *