Cara Kerja Pemindai Sistem Absensi Fingerprint Untuk Mesin Absen Atau Implementasi Lainnya
Seperti yang Anda tahu bahwa sidik jari terdiri dari pola guratan melingkar dimana setiap individu pasti memiliki pola guratan yang berbeda-beda.
Menurut sebuah penelitian, pola sidik jari manusia sangat unik.
Keunikan tersebut dipengaruhi oleh dua hal yaitu pengaruh genetik dan lingkungan.
Secara genetik, pola sidik jari dibentuk oleh susunan kode protein pada gen.
Sedangkan secara lingkungan, sidik jari dipengaruhi oleh tekanan darah, kadar oksigen, dan nutrisi.
Jadi, mungkin sidik jari Anda dan ibu Anda akan identik namun tetap memiliki perbedaan.
Lantas, bagaimana cara kerja atau aplikasi sebuah mesin pemindai sidik jari atau fingerprint?
Pola sidik jari juga memiliki pola melingkar yang cukup rumit dan mungkin Anda pernah melihatnya ketika melakukan cap sidik jari saat sekolah.
Pola yang membedakan antara sidik jari manusia satu dengan yang lainnya biasanya dipengaruhi oleh tiga pola utama yaitu ridge ending atau guratan yang berpotong, bifurcation pola bercabang dan short ridge guratan yang sangat kecil.
Pemindai sidik jari atau fingerprint nantinya akan merekam setiap guratan unik yang ada pada sidik jari Anda.
Karena pola yang cukup rumit, biasanya pada proses pemindaian pertama membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan presisi yang baik.
Kemudian hasil dari pemindaian tersebut disimpan pada objek data yang nantinya akan digunakan untuk melakukan identifikasi.
Jenis-Jenis Sensor Fingerprint Yang Digunakan Pada Mesin Absen Sidik Jari Atau Lainnya
Umumnya ada tiga jenis pemindai sidik jari atau fingerprint yang umum digunakan. Apa saja itu?
Sensor Optik pada Teknologi Fingerprint
Sensor sidik jari optik memiliki cara kerja dengan mengambil gambar dari sidik jari menggunakan cahaya.
Karena menggunakan cahaya, cara kerja sensor sidik jari adalah mendeteksi permukaan jari yang gelap dan terang.
Jika dianalogikan, sensor sidik jari optik bekerja seperti cap sidik jari.
Karena bekerja seperti kamera, tentu sensor optik dipengaruhi oleh kualitas resolusi.
semakin bagus resolusinya, maka detail sidik jari juga semakin akurat.
Kekurangan sensor optik adalah kemampuannya yang bisa menangkap gambar dua dimensi sehingga memiliki tingkat keamanan yang cukup rendah.
Sensor sidik jari umumnya dapat ditemukan pada mesin fingerprint absensi yang banyak digunakan sebagai metode absen kantor Anda saat ini