loader
markethon

 

Teknologi Informasi (TI) merupakan teknologi yang dipakai oleh manusia untuk mengolah data. Pengolahan data oleh TI mencakup prosesnya, cara mendapatkannya, bagaimana menyusunnya, sampai menyimpan data hingga akhirnya menyuguhkan informasi akurat yang dapat membantu pekerjaan manusia.

 

Pengertian Teknologi Informasi Menurut Para Ahli

Definisi teknologi informasi akan terus berkembang seiring zaman. Para ahli di era sekarang dan di era dulu, bisa saja memiliki pandangan berbeda dalam mengartikan TI.

  1. Martin (1999), teknologi informasi merupakan teknologi yang tidak terbatas pada komputer tapi juga bisa menjadi media untuk mengamankan dan menyimpan informasi yang kemudian didistribusikan.
  2. Lantip dan Rianto (2011), teknologi informasi merupakan ilmu pengetahuan di bidang informasi berbasis komputer, ciri khas dalam ilmu ini adalah berkembang dengan pesat.
  3. Wilkinson (2005), teknologi informasi adalah kombinasi dari perangkat komputer baik keras maupun lunak yang bisa mengolah dan menyimpan informasi. Teknologi informasi ini jadi media untuk menyalurkan informasi yang dimiliki oleh pribadi atau kelompok.

 

Perkembangan Teknologi Informasi

Ada empat era perkembangan teknologi informasi yang diawali oleh adanya penemuan komputer.

  1. Teknologi Era Komputerisasi, berlangsung pada 1960-an, di era ini mini komputer mulai diperkenalkan ke dunia industri. Komputer menjadi alat hitung cepat yang bisa membantu perusahaan melakukan pengolahan data. Saat itu, komputer digunakan di divisi administrasi back office yakni di bidang keuangan dan akuntansi.
  2. Kemajuan Teknologi Informasi, Personal Computer (PC) mulai dikenal luas pada 1970-an. Komputer menjadi alat pendukung bagi karyawan untuk bekerja. Komputer dapat membantu mengolah database, spreadsheet, dan data processing. Di era ini, komputer juga sudah bebas dimiliki oleh orang-orang. Masuk ke tahun 1980-an, komputer marak digunakan oleh bisnis di bidang jasa dan pelayanan. Hingga awal tahun 1990-an perusahaan mulai melakukan BPR (Business Process Reengineering), Restrukturisasi, Implementasi ISO-9000, Implementasi TQM, Instalasi dan pemakaian sistem informasi korporat (SAP, Oracle, BAAN).
  1. Teknologi Era Globalisasi Informasi, praktisi teknologi informasi mulai memperkenalkan internet ke dunia industri. Di era ini, perkembangan TI mulai pesat dan tak bisa ditahan. Informasi bisa diakses secara global dalam waktu yang sama. Internet sendiri dipasang menggunakan teknologi seperti LAN, WAN, GlobalNet, Intranet, Internet, dan Ekstranet. Era ini menjadi titik awal bagi banyak perusahaan membangun kembali bisnis mereka sesuai dengan kemajuan teknologi. Beberapa banting setir memilih bisnis di bidang digital lantaran tak mau tergerus zaman. Produk-produk aplikasi yang berbasis objek, seperti OOP (Object Oriented Programming), OODBMS (Object Oriented Database Management System), Object Technology, dan Distributed Object mulai diciptakan di era ini.
  2. Kemajuan Teknologi Perubahan Pola Pikir, industri dan bisnis kini dibuat ketergantungan dengan teknologi informasi. Keuntungan dari pesatnya kemajuan TI dimanfaatkan oleh banyak pebisnis untuk menjadikan diri mereka sebagai produsen bagi negara sendiri bahkan negara lain.

 

Pengelompokan Jenis Teknologi Informasi pada Perusahaan

Berbicara tentang arsitektur pada teknologi informasi perusahaan, dalam penerapannya TI dikategorikan menjadi beberapa jenis, antara lain:

  1. Platform Aplikasi TI, merupakan aplikasi TI pada perusahaan atau organisasi yang menjadi landasan dari berbagai aplikasi yang ada pada perusahaan atau organisasi tersebut, di antaranya yaitu Network management, Basis data, Sistem operasi dan lain sebagainya
  1. Aplikasi TI Bersifat Dasar, aplikasi yang bersifat dasar merupakan aplikasi TI yang akan dipakai dalam segala urusan dasar dari sumber daya perusahaan atau organisasi. Misalnya sistem atau aplikasi akuntansi dan keuangan, sistem penggajian, serta yang lain sebagainya yang berkaitan pada sumber daya perusahaan.
  2. Aplikasi TI Bersifat Spesifik, suatu aplikasi TI yang cocok dengan kebutuhan yang spesifik pada perusahaan atau organisasi, khususnya yang berhubungan pada proses penciptaan produk atau jasa yang akan ditawarkan, seperti aplikasi Property, Akuntansi, Forwarding dan Pergudangan
Manfaat Teknologi Informasi dalam Bisnis

Pesatnya kemajuan teknologi memberikan banyak peluang baru dan kemudahan manusia dalam bekerja. Tentu, ada banyak manfaat dari teknologi informasi, di antaranya:

  1. Mengurangi Biaya Produksi, perusahaan dapat menekan biaya produksi lantaran biaya operasional otomatis berkurang ketika teknologi informasi dimanfaatkan. Walau biaya produksi dikurangi, perusahaan justru akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
  2. Mempermudah Pemantauan Kinerja Karyawan, komunikasi dan pemantauan kinerja karyawan dapat dilakukan dalam satu layar. Saat ini laporan dan absensi kehadiran bisa dikirimkan secara online. Begitu pula saat membutuhkan media untuk rapat, teknologi ini bisa sangat membantu karena biayanya sangat murah. Penghematan tersebut jelas terasa jika dibanding menyewa suatu hotel apalagi ketika telekonferensi dilakukan antara orang-orang dari berbagai daerah berbeda.
  3. Peluang Bisnis Baru, TI menciptakan banyak media baru yang bisa mempermudah hidup manusia. Salah satunya adalah kehadiran e-business yang membantu pengusaha menciptakan peluang bisnis tanpa modal yang besar. Kemajuan teknologi yang saat ini menjadi sorotan adalah kesuksesan Google sebagai mesin pencari.
  4. Komunikasi Cepat, hambatan dalam berkomunikasi menjadi masalah fatal dalam bisnis, beruntungnya dengan teknologi informasi yang dikembangkan kini manusia dipermudah dengan berbagai fitur dan aplikasi yang ada.
  5. Penyebaran informasi dan akses yang mudah, informasi dari jarak jauh bisa didapatkan dalam hitungan detik. Media transfer informasi ini pun beragam, bisa dipilih sesuai kebutuhan perusahaan.

 

Peran Teknologi Informasi dalam Perusahaan

Secara umum, sistem informasi memiliki beberapa peran pada perusahaan, antara lain:

  1. Mengurangi Risiko (Minimize Risk), tentu setiap bisnis mempunyai resiko terutama pada faktor keuangan. Saat ini berbagai jenis aplikasi telah tersedia dalam upaya mengurangi resiko yang sering kali dihadapi pada bisnis seperti forecasting, financial advisory, planning expert dan sebagainya. Dengan adanya TI saat ini, maka hal yang seperti disebutkan diatas akan dapat ditanggulangi. Karena TI mampu membantu perusahaan atau organisasi Anda dalam mengurangi resiko yang akan terjadi. Selain itu juga dapat menjadi sarana dalam membantu manajemen pada pengelolaan resiko yang sedang dihadapi.
  2. Mengurangi Biaya-biaya (Reduce Costs), sebagai katalisator pada perusahaan, IT juga dapat digunakan sebagai pengurangan biaya operasional perusahaan yang pada akhirnya berdampak pada profitabilitas perusahaan Anda. Berkaitan dengan hal ini, terdapat empat cara yang akan ditawarkan TI dalam mengurangi biaya kegiatan operasional, yaitu Reduce Costs, Eliminasi Proses ( Simplifikasi Proses, Integrasi Proses, Otomatisasi proses), Add Value, dan Create New Realities.

Leave a Reply

Your email address will not be published.