loader
markethon

 

Teknologi merupakan suatu terobosan baru untuk menciptakan produk berupa barang atau jasa yang dapat menjadikan pekerjaan manusia lebih mudah. Dengan semakin berkembang nya penggunaan teknologi dalam mempermudah pekerjaan manusia. Membuat manusia terus berinovasi dalam menciptakan teknologi baru guna memaksimalkan sumber daya yang dimiliki. Mungkin dahulu kita hanya bisa bermimpi dan berimajinasi tentang kecanggihan yang kita lihat dalam film-Film tentang sains dan teknologi, akankah semua itu dapat terwujud di dunia nyata.

 

Kini itu semua perlahan-lahan sudah dapat kita temukan dan rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari rumah pintar (Smart Home), mobil pintar (Smart Car), jam tangan pintar (Smartwatch), pembelajaran elektronik, hingga mesin pintar yang dapat bekerja dengan sendirinya. Kita pasti tau salah satu dari asisten virtual yang terkenal di dunia saat ini seperti Amazon alexa Dan Google assistant yang dapat membantu kita dalam mengingatkan aktivitas harian kita dengan mengeluarkan pemberitahuan yang bisa berupa suara atau pesan singkat yang muncul di perangkat yang sedang kita gunakan. Seluruh teknologi tersebut menggunakan konsep yang kita kenal dengan Internet of Things (IoT).

 

Apa Itu Internet of Things (IoT)?

Internet of Things (IoT) adalah suatu konsep dimana sebuah objek dapat mentransmisikan atau mengirimkan data atau perintah melalui jaringan internet tanpa adanya interaksi antara manusia dan manusia atau manusia dan komputer. Internet of Things atau sering kita menyebutnya IoT mulai banyak dikembangkan sejak di terkenalnya teknologi jaringan nirkabel, Microelectromechanical Systems (MEMS), jaringan internet, dan QR (Quick Responses) code. IoT diidentifikasi menggunakan metode RFID (Radio Frequency Identification) sebagai media komunikasinya. Selain itu juga dengan Teknologi yang berbasis sensor, seperti nirkabel dan QR Code, IoT yang sering kita temukan di kehidupan sehari-hari. Kemampuan IoT juga tidak perlu diragukan lagi. Sudah banyak perusahaan teknologi raksasa di dunia yang memanfaatkan penggunaan IoT seperti Amazon dan Google.

 

Bagaimana Internet of Things Bekerja?

Internet of Things bekerja dengan menggunakan suatu pemrograman, di mana setiap perintah yang telah terprogram dapat menghasilkan suatu interaksi antar mesin yang telah terhubung otomatis tanpa adanya campur tangan manusia dan tanpa dibatasi oleh jarak yang jauh. Dalam hal ini internetlah yang menghubungkan interaksi antara kedua mesin tersebut. Lalu dimanakah peranan campur tangan manusia? Manusia tugas nya hanyalah sebagai pengatur susunan program yang telah dibuat dan sebagai pengawas atas mesin-mesin yang sedang bekerja secara langsung. Adapun yang menjadikan hambatan terbesar dalam hal ini adalah bagaimana cara konfigurasi susunan jaringan komunikasi itu sendiri. Mengapa itu menjadikan hambatan? Karena dalam membuatnya diperlukan suatu konfigurasi jaringan yang kompleks dan suatu sistem keamanan yang sangat ketat. Selain itu juga masalah dalam pengembangan perangkat IoT yang tidak murah dan membutuhkan biaya yang mahal yang sering kali membuat proyek tersebut gagal terbangun dengan sempurna. Unsur-unsur yang ada dalam pembuatan nya Adalah Artificial Intelligence Atau AI, konektivitas, perangkat kecil, sensor, dan keterlibatan aktif.

 

Contoh penerapan IoT di berbagai bidang dalam kehidupan

  1. Bidang Pertanian. Ada berbagai macam contoh pengaplikasian IoT dalam bidang pertanian. Beberapa diantaranya seperti data tentang suhu, curah hujan, tingkat keasaman tanah, kelembaban udara, dan kecepatan angin. Data tersebut dapat mengotomatisasi Teknik dalam pertanian. Data tersebut juga dapat digunakan untuk meningkatkan jumlah dan kualitas produksi pertanian.
  2. Bidang Kesehatan. Saat ini teknologi advance yang dapat membantu kinerja dokter dan tenaga kesehatan. IoT juga membuat terobosan dengan menggunakan mesin dan alat medis yang dapat memperkecil terjadinya kesalahan. Salah satu bukti kehadiran IoT adalah dengan memproses data rekaman detak jantung, mengukur kadar gula darah, suhu tubuh. Data tersebut disimpan dalam penyimpanan data berskala besar yang sering disebut big data.
  3. Bidang Energi. Dalam Bidang energi banyak timbul permasalahan. Mulai dari polusi, pemborosan, dan kekurangan sumber daya. Maka dengan adanya IoT mampu mengurangi risiko tersebut. Seperti sensor cahaya otomatis untuk memperkecil energi listrik yang terbuang.
  4. Bidang Transportasi. Teknologi pintar sudah merambah ke dalam bidang transportasi. Bagi anda yang biasa bepergian ke suatu tempat dan tidak tahu arah jalan menuju ke tempat tersebut maka anda akan kebingungan untuk mencari jalan untuk sampai ke tujuan. Dengan hadirnya teknologi navigasi pengendara bisa melakukan perjalanan dengan menggunakan navigasi sebagai petunjuk arah atau jalan. Contoh lainnya yaitu pada traffic light yang ada di jalan, traffic light menggunakan sistem didalamnya agar dapat mengatur lalu lintas supaya tertib. 

 

Tanpa kita sadari, bahwa disekitar kita sudah banyak perangkat yang menggunakan Internet of Things, termasuk barang yang kita gunakan sehari-hari seperti telepon genggam, sensor cahaya lampu, sampai mobil yang dapat berjalan sendiri. Internet of Things mempermudah permasalahan yang tadinya kompleks menjadi sederhana dengan bantuan teknologi. Hanya dengan Koneksi internet semua perangkat IoT bisa berjalan sendiri tanpa kita perintah. Secara tidak langsung konsep ini sudah banyak diterapkan juga pada bidang pertanian, kesehatan, energi dan transportasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.